Kandungan Daging Ayam

Kandungan Daging Ayam

Ehmmm ayam lagi ayam lagi….Daging ayam itu enak bermanfaat dan juga bergizi. Tapi apa kita tahu gizi yang terkandung dalam ayam dan manfaatnya. Dan apa kita juga kalau pada bagian-bagian daging ayam memiliki kandungan gizi dan manfaat yang berbeda beda.

Gizi Daging Ayam

Dianalisa dari nilai gizinya, setiap 100 gram daging ayam mengandung 74 persen air, 22 persen protein, 13 miligram zat kalzium, 190 miligram zat fosfor dan 1,5 miligram zat besi. Daging ayam mengandung vitamin A yang kaya, lebih-lebih ayam kecil. Selain itu, daging ayam juga mengandung vitamin C dan E.    Daging ayam selain rendah kadar lemaknya, lemaknya juga termasuk asam lemak tidak jenuh, ini merupakan makanan protein yang paling ideal bagi anak kecil, orang setengah baya dan orang lanjut usia, penderita penyakit pembuluh darah jantung dan orang yang lemah pasca sakit.  Daging ayam lebih unggul dari pada daging sapi, dan kambing. Mengapa daging ayam lebih digemari masyarakat daripada daging-dagingan lainnya, karena daging ayam gampang dimasak. Ditambah masa pertumbuhan dan peternakannya agak pendek.

Kandungan dan Manfaat Daging Ayam

Daging dada ayam, kadar lemaknya rendah, tapi rasanya kurang, dapat dimasak dengan segala bumbu.

Daging paha ayam, kadar lemaknya lebih tinggi sedikit dari pada daging dada ayam, dan rasanya lezat.

Tulang dada ayam, merupakan bahan ideal untuk memasak kuah.

Daging rusuk ayam, nilai gizinya paling tinggi, tinggi kadar protein dan rendah kadar lemaknya, makanan paling cocok dan bermanfaat untuk orang yang gemuk, penderita penyakit pembuluh darah jantung, penderita sistem pencernaan dan baru sembuh dari sakit.

Sayap ayam, kadar lemak dan protein lebih tinggi dari pada daging paha ayam, rasanya manis dan paling cocok untuk masak kuah atau digoreng.

Kaki ayam, kaya mengandung protein dan zat besi, cocok dimasak dengan kecap dan bumbu-bumbu lain untuk dijadikan camilan atau makanan kecil dan juga dapat dijadikan bahan kuah untuk menguatkan badan.

Hati ayam, kaya mengandung vitamin-vitamin A, B1, B2 dan C serta zat mineral seperti besi, fosfor dan kalsium, bagi mereka yang kurang darah, daya lihatnya kurang baik, hipoplasia, dan badan lemah cocok makan hati ayam.

Jantung ayam, rasanya lezat, tapi kadar kolesterolnya agak tinggi, maka tidak cocok untuk dikonsumsi orang gemuk, penderita lemak darah tinggi, penyakit pembuluh darah jantung dan tekanan darah tinggi.

Empela ayam, merupakan bahan makanan yang baik untuk menguatkan lambung dan usus, paling cocok dipanggang atau dimasak dengan kecap dan bumbu-bumbu.

Usus ayam, sangat gurih, tidak berlemak, merupakan makanan sehat. Usus ayam berkhasiat untuk penyakit beser, beser kemih dan bawasir, lebih-lebih usus ayam jantan lebih tinggi khasiat dan manfaatnya.

Wah ternyata banyak banget kandungan gizi daging ayam. Pasti langsung pengen makan ya?? Hehehe… tapi ada beberapa hal yang perlu di perhatikan juga :

– Penderita uremia dilarang makan daging ayam. Karena daging ayam mengandung protein yang                 kaya.

– Orang yang sedang demam dan panas lambung disarankan jangan menkonsumsi ayam. Sebab daging ayam bersifat hangat.

– Pada masa mengkonsumsi preparat besi janganlah makan daging ayam. Sebab kadar fosfor dalam daging ayam relatif tinggi.

Jadi kalau Anda termasuk orang yang seperti di atas lebih baik jangan mengkonsumsi daging ayam untuk sementara. Intinya kita makan untuk jadikan tubuh kita jadi sehat. Kalau itu malah membuat kita makin sakit lebih baik jangan di konsumsi. Semoga lewati hari dengan badan sehat selalu. Amien

Comments are closed.

%d bloggers like this: